Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Littletalks Ubud Bali, Cafe Literasi yang Bikin Jatuh Hati



SANIKRADUFATIH - Hanya satu kata untuk menggambarkan hal ini, "gila, keren abis", oke sahabat semua, gue di sini mau cerita dan ngasih tahu hidden jam terbaik untuk para booklover, nomad writers dan siapapun mereka yang mencintai dunia literasi. Gue mau spill sebuah tempat nongkrong yang asyik banget, seru dan wah pokoknya, gue aja sampe bingung mau ngomong apalagi, namanya Littletalks Ubud Bali.

Setelah letih dengan pekerjaan yang menumpuk, gue pengen banget dong nyari tempat yang asyik buat nongkrong di Bali.

Nah, kebetulan di Bali gue udah punya beberapa temen, jadi sih enak kalau mau ke mana-mana. Gue dikasih tahu hidden jam keren ini ama temen gue, tapi berhubung dia orangnya introvert dan malu kalau nama aslinya disebut, jadi, kita panggil aja dia dengan sebutan Koming (panggilan akrab), dia ini lah yang udah ngasih tahu gue tentang Littletalks Ubud Bali, Cafe Literasi yang bikin gue jatuh hati.

Littletalks ini lokasinya gak jauh dari rumahnya Koming, si Koming ini rumahnya di Lod Tunduh, daerah Ubud juga, eh tapi ngomong-ngomong si Koming ini cewek dan agak tomboy, dia pecinta buku juga sama kayak gue, tapi aslinya sih barbar kalau udah akrab wkwk, sorry ya Koming, just kidding, biar ngakak nanti kalau kamu baca ini hehe.


Menurut gue, Littletalks ini lebih tepat disebut sebagai perpustakaan yang menyediakan makanan untuk para pengunjung, dibandingkan disebut sebagai tempat makan yang menyediakan buku. Soalnya nih ya, Littletalks Ubud ini padat banget ama kegiatan bernuansa literasi, tiap pekan selalu ada aja kegiatan yang berkaitan dengan literasi, seperti diskusi, bedah buku, pembacaan puisi, workshops menulis dan beberapa kegiatan budaya literasi lainnya.

Di Little talk ini berkumpul para digital nomad dan nomad writers, ituloh mereka itu para penulis lepas dan para freelance di bidang teknologi dan industri kreatif, seperti desainer, voice over, author, marketer dan lain sebagainya, yang mengandalkan laptop dan wifi sebagai alat tempur kerja, dan mereka  pun bisa kerja di mana aja, alias remote. Ih keren banget bisa kerja kayak gitu, dan kebanyakan dari mereka itu berasal dari mancanegara, ada yang dari Aussie, Russia, Belanda, Amerika, Jerman, Prancis, Brazil dan beberapa negara lainnya.


Di Littletalks ini disediakan banyak buku, banyak banget pokoknya, dan kebanyakan berbahasa Inggris dan Prancis (Ya Allah, sedih banget sih, soalnya gue bahasa Inggrisnya masih basic banget wkwk), tapi buku yang bahasa Indonesia juga ada kok, tenang aja, gak usah khawatir hehe.

Asyiknya kalau di Littletalks tuh mereka pada terbuka dan senang berdiskusi banyak hal, para pengunjung dan pengelolanya open banget, gue dapat banyak pengalaman dan wawasan banget di sini.

Lokasi Littletalks ini agak unik, dia lokasinya turun ke bawah, kayak ruang bawah tanah gitu, jadi kalau gak ada plang atau penandanya, kayaknya kita gak akan lihat Littletalks deh.

Littletalks Ubud terletak di lantai dasar Ani's Villas dengan pemandangan utama ke Pura Gunung Lebah, tepat di seberang Museum Blanco Renaissance.


Mungkin hal itu sengaja dibikin begitu, supaya menghindari kebisingan dan lebih nyaman buat baca buku dan workspace gitu kali yak.

Selain itu, ada sudut yang terbuka luas, yang di bawahnya tuh ada sungai mengalir dan kita bisa lihat rimbun hutan serta pemandangan hijau. Ngademin mata banget deh.


Letih dan lelah gue kayak yang terbayar banget setelah berkunjung ke Littletalks, gue kayak dapet energi baru, emang tempat charge mental yang paling cocok untuk para kutu buku dan introvert progressive.


Kalau lokasi tepatnya tuh di Jl. Raya Campuan, Sayan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali 80571.

Buat para pecinta buku dan budaya literasi yang lagi stay atau berkunjung ke Bali, menurut gue sih wajib banget kalian datang ke sini, ke Littletalks.***