Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Pantai Pandawa dan Tebing Cadas Menakjubkan, Sebuah Surga Tersembunyi di Selatan Bali


SANIKRADUFATIH - Selain budayanya yang unik, Bali dikenal sangat kreatif dan inovatif dalam hal pariwisata dan budaya. Di antara bukti kreativitas tersebut adalah "terciptanya" pantai Pandawa, sebuah surga tersembunyi di selatan pulau Bali.

Kali ini gue mau berbagi cerita perjalanan lagi terkait Bali the exotic island, gak tau kenapa, rasanya gue jatuh cinta banget ama pulau yang satu ini.

Kali ini gue mau ulas terkait salah satu lokasi wisata yang menurut gue rekomended banget untuk kalian semua kunjungi, namanya pantai Pandawa. Oh iya, di awal tulisan, gue bilang kalau pantai ini "tercipta", maksudnya tuh bukan sim salabim diciptakan oleh masyarakat setempat yang sehari jadi, atau semalam langsung jadi kayak legenda tangkuban perahu.

Jadi, dulunya tuh daerah di sekitar pantai Pandawa ini masyarakatnya hidup dalam tingkat ekonomi yang bisa dikatakan rendah. Padahal nih, mereka punya banyak potensi yang bisa meningkatkan perekonomian dan mendatangkan perputaran roda ekonomi di wilayah mereka, salah satunya mereka punya pantai yang indah banget.


Dulunya, pantai Pandawa itu terisolir banget, gak ada akses jalan yang memadai untuk bisa ke sana, kita harus naik turun bukit gitu, padahal tuh pantainya indah banget, masih asri dan bersih gitu, pantai Pandawa ini masuk ke wilayah Desa Kutuh, Badung, Kuta Selatan, kalau gue gak salah, gak jauh dari situs wisata Garuda Wisnu Kencana (GWK). Tapi, karena aksesnya minim, bahkan terisolir, jadinya gak banyak turis yang mau berkunjung ke sana.

Nah, akhirnya nih, masyarakat di sana berpikir dan mulai mencari solusi, gimana ya biar akses ke pantai Pandawa jadi lebih mudah, setelah bermusyawarah dengan banyak pihak, pemangku adat, pemerintah setempat dan tokoh penting lainnya, akhirnya mereka setuju untuk membuka jalan baru, yaitu membelah sebuah bukit yang selama ini menghalangi akses ke pantai Pandawa.


Dari bukit yang dibelah untuk dijadikan jalan baru itulah yang akhirnya membentuk sebuah tebing yang indah dan menakjubkan. Sebenarnya, sebelumnya sih namanya bukan pantai Pandawa, setahu gue sih ya disebut pantai biasa aja, tapi, setelah dibukanya akses jalan dan diresmikan untuk dibuka bagi pengunjung umum, maka diberikanlah nama baru untuk pantai tersebut, yaitu pantai Pandawa.

Waktu gue tanya-tanya ke pemandu yang ada di sana, pemilihan nama pantai Pandawa emang sengaja diambil dari tokoh 5 Pandawa, yang filosofi utamanya adalah mengambil nilai semangat perjuangan dan pembebasan, seperti yang pernah dilakukan para 5 Pandawa.


Se-pendek pengetahuan gue, masyarakat di sana pun terinspirasi karena telah bisa memperjuangkan dan membebaskan pantai Pandawa yang dulunya terisolir dan terbengkalai menjadi pantai yang terbuka untuk umum dan mendatangkan banyak manfaat bagi masyarakat, di antaranya meningkatkan perekonomian dan perputaran roda ekonomi yang ada di sana.


Untuk tampilan visual, di sana juga berdiri patung Pandawa 5 yang di tempatkan di tebing-tebing menuju jalan ke pantai Pandawa, patungnya gede banget, katanya patung-patung itu sumbangan dari para tokoh yang mendukung perjuangan terbukanya pantai Pandawa, ada yang berasal dari pejabat pemerintah, usahawan maupun tokoh masyarakat yang ada di sana.


Suasananya chill banget deh, saran gue sih kalau mau berkunjung ke sana, itu paling enak pas pagi atau sore hari, sebab, di Pandawa itu lokasinya terbuka banget, kayak terbentang gitu, dan minim pepohonan, karena emang daerahnya tanah cadas dan kering. Jadi, kalau siang ya tahu sendiri lah ya gimana. Biasanya juga ada beberapa pertunjukan budaya juga di sana. Asik banget deh pokoknya. Harga tiket masuknya kisaran di angka 10-15 ribu, soalnya kalau gue sih ikut temen gue yang tinggal di Bali, dia udah kenal ama penduduk sana, jadi sih kalo gue gratis heheh. (@sanik_rdfth)***