Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

New World View : Pengalaman Bekerja di Lembaga Non-Goverment Organization di Kawasan DKI Jakarta


SANIKRADUFATIH.MY.ID - Pertama, saya ingin mengungkapkan rasa syukur atas karunia dan anugerah hidup yang telah Tuhan berikan. Alhamdulillah, terimakasih atas segala nikmat dan karunia-Mu

Yang kedua, rasa syukur terhadap kedua orang tua, yaitu Ibu dan Ayah, yang telah bersusah payah mendidik, merawat dan membesarkan saya, semoga Ayah dan Ibunda senatiasa diberikan kebaikan dan limpah karunia Tuhan.

Setelah mengakhiri karir di bidang lembaga filantropi, saya mencoba switch karir untuk bisa bekerja di Non-Government Organization (NGO) murni, khususnya di kawasan DKI Jakarta.

Ada beberapa alasan yang melatar belakangi hal ini, selain karena pada mulanya adalah urusan mengejar cinta, walau ternyata makin ku kejar makin kau jauh wkwk (just kidding). Jujur saja, bukan hal yg mudah untuk bisa switch karir, apalagi dengan target lembaga di Ibukota.



Kebanyakan orang mungkin akan melihat hasilnya saja, kemudian bilang.

"wah enak ya sekarang kerjanya"
wah seru ya kerjanya"
"Sejahtera ya sekarang mah"
"Asyik dong bisa keliling kota terus, asyik kerjanya boleh casual outfit"

Ya itu emang kalau dilihat hasilnya aja mh ya pasti enak, padahal nih, untuk bisa sampai ke titik dan pencapaian ini, itu bukan hal yang mudah. Naik turunnya parah banget, cuma ya gak kita publish aja.

Awalnya aja hampir nyerah dan nangis, sulit banget untuk bisa tembus dan kerja di lembaga-lembaga di kawasan Ibukota.

Jatuh bangunnya udah gak ke hitung, udah berapa puluh apply yang dimasukin dan gagal, tapi kemudian saya pelajari berbagai kegagalan tersebut dan kemudian dan memperbaikinya dan terus mencoba lagi.

Sampai pada akhirnya, Tuhan kasih kesempatan baik tersebut, dan saat ini saya berkesempatan untuk bekerja di salah satu NGO di Jakarta yang mitranya pun langsung bekerjasama dengan lembaga Kementerian dan lembaga Internasional.



Jangan disangka, untuk bisa masuk dan lolos di lembaga ini pun seleksinya cukup ketat, banyak pelamar yang masuk. Staff-nya rata-rata lulusan S2 luar negeri dan kampus ternama di Indonesia.

Banyak dari mereka bahasa Inggris-nya fasih, bahkan ada staff yang dia pengalaman 7 tahun di Australia. Untuk seleksi masuknya aja ketat, banyak kandidat dan pesaing yang mendaftar, dan mereka sangat mumpuni jika dilihat dari berbagai latar belakang pendidikan dan pengalaman pekerjaannya.

Ada beberapa tahap seleksi yang diberlakukan, mulai dari sesi presentasi, membuat power point sampai tahap akhir wawancara. Ini bukan hal yang mudah, hati merasa deg-degan.

Tapi ternyata Tuhan selalu punya rencana baik, itulah buah dari doa, kesabaran dan usaha yang dilakukan. Setelah melewati fase jatuh bangun, akhirnya kabar baik itu datang, saya diterima untuk bergabung di lembaga tersebut, syukur Alhamdulillah.


Ketika awal pertama kali saya datang ke office dan bertemu mereka di Jakarta Pusat, jujur saja saya benar-benar seperti orang kampung, lebih mudahnya adalah Ndeso.

Saya belum pernah mendapati pekerjaan dengan fasilitas dan kantor semacam ini, naik lift yang tombolnya aja gak disentuh tapi pakai sensor, masuknya pakai card access, pembayaran kalau beli makan biasanya serba cashless dan hanya pakai QR code, konsep toilet kering pun baru pertama kali saya temui, saya bingung, soalnya gak ada ember dan gayung, ternyata ada tombol khusus untuk mengeluarkan airnya.

Mereka gak pernah bahas persoalan agama, orientasi seks, atau tanya nikah kapan, yang mereka diskusikan adalah perubahan sosial, kolaborasi apa, program apa, perkembangan sosial masyarakat apa dan hal yang menurut saya, ini tuh berat dan besar banget buat diobrolin, mulai dari negara dan perkembangan masyarakat.

Tapi, satu hal yang membuat saya terharu, betapa luar biasanya teman-teman di sana menyambut saya, saya tidak dianggap sebelah mata, saya tidak diledek atau dibully karena saya Ndeso dan takjub melihat mereka, justru mereka sangat low profile dan humble, mereka ajarkan saya banyak hal agar saya bisa beradaptasi dan belajar hal baru.



Setelah mendapatkan kesempatan baik untuk bisa bekerja di lembaga nasional di kawasan Ibukota, saya menemukan banyak hal baru, khususnya dalam melihat dan memandang perihal sosial budaya dan pemerintahan.

Saat saya kembali pulang ke daerah asal saya di Banten, saya merasa seolah kembali ke zaman abad 17, bukan berarti mengecilkan Banten.

Hanya saja saya bermimpi, kapan tempat kelahiran saya, provinsi yang saya cintai ini bisa berkembang maju, mungkin butuh beberapa puluh tahun lagi. Padahal, kalau dilihat, posisinya sangat dekat dengan Jakarta.

Tidak perlu muluk-muluk pembangunan fasilitas publik, minimal sosial budaya dan pelayanan birokrasinya saja dulu. Saya bermimpi bahwa pelayanan dan birokrasinya cepat, pelayanan publiknya ramah dan responsif, sosial budayanya gak ada yang ngomongin hal-hal keributan seperti masalah agama, kubu ini, kubu itu, tidak ada budaya feodal dalam birokrasi maupun masyarakat, berpikir dengan ilmiah berdasarkan ilmu pengetahuan, data dan fakta serta kebudayaan yang maju.

Setiap pembahasan yang didiskusikan adalah kolaborasi dan kemajuan bersama. Bukan meributkan hal-hal remeh dan kecil, kemudian setiap gerakan sosial masyarakat didukung dan difasilitasi dengan baik.

Semoga kelak, iya semoga kelak demikian, suatu saat nanti, Banten ku tercinta bisa berkembang maju dan memimpin peradaban seperti sejarahnya dahulu kala.

***
Untuk temen-temen yang ingin support agar aku terus produktif menulis dan berkarya, boleh dukung aku melalui program "donasi teman baik," caranya, temen-temen bisa DM saja IG @sanik_rdfth bahwa temen-temen ingin support, nanti akan aku balas di DM.

Dan, kalau lembaga atau komunitas teman-teman mau ngadain coaching, pelatihan manajemen pengembangan diri, self improvement, growth mindset, public speaking, digital writing dan blogging, bisa DM aku juga ya. Kasih tahu kabar baik ini ke semua sahabat kamu ya. Salam hangat untuk kalian orang-orang hebat dan baik.

Terima kasih banyak dan semoga sehat selalu untuk temen-temen semuanya :) ***