Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Bingung Mau Pilih Kejar Passion atau Karir? Ini Dia Jawabannya

SANIKRADUFATIH - Sebelum jauh membahas passion atau karir, kita akan ulas sedikit terkait apa itu passion dan apa itu karir, serta perbedaannya. Passion adalah kata yang berasal dari bahasa Inggris yang dalam padanan bahasa Indonesia-nya adalah renjana, yaitu antusiasme, gairah, semangat, bergembira, kecintaan yang kuat, dan biasanya berkaitan dengan aktifitas.

Passion lazim diartikan sebagai berikut "ketika seseorang merasa bersemangat, senang dalam mengerjakan sesuatu namun ia tak berharap imbalan atau tak terlalu memikirkan akan mendapat apa dari pekerjaan yang dilakukannya, hatinya merasa bahagia dan senang melakukan pekerjaan tersebut, ia mendapatkan kepuasan batin" itulah yang disebut passion. Misal, ada seseorang yang memiliki passion di bidang musik, ia merasa sangat senang dan bahagia saat bisa berlatih dan bermain musik atau menghasilkan karya musik, meskipun ia harus berkorban mengeluarkan biaya untuk passionnya tersebut, tetapi hal itu tak masalah baginya.

Intinya, passion adalah sesuatu yang begitu menjiwai diri seseorang, sehingga tak ada rasa berat dan terbebani saat mengerjakannya, ia merasakan kepuasan batin saat berhasil mengerjakannya, itulah passion.

Sedangkan, karir lazim diartikan sebagai pekerjaan untuk penghidupan atau mencari uang dan ia memiliki harapan bagi perkembangan hidup, seperti jenjang karir dan posisi jabatan.

Sangat beruntung dan hal yang sangat menyenangkan bagi mereka yang bisa bekerja sesuai dengan passionnya, misal ada seorang yang sangat passion di bidang videography, kemudian dia berkarir dan bekerja di bidang videography, atau ada yang passion di bidang marketing kemudian di bekerja dan berkarir yang berkaitan dengan marketing, itu sangat menyenangkan, karena pekerjaan yang dilakukannya adalah sesuatu yang ia cintai dan bisa semakin mengasah kemampuannya di bidang tersebut.

Misalnya, Saya, sebenarnya peminatan passion saya di bidang kepenulisan, pengembangan diri dan pendidikan serta segala hal yang masih linier dengan hal tersebut, saya lebih menyukai publik speaking dan sharing knowledge seperti ini, khususnya yang berkaitan dengan pengembangan diri, psikologi dan filsafat, saya lebih suka mengajar, menulis atau menjadi akademisi. Tetapi, ternyata karir professional saya sekarang adalah bekerja di lembaga riset dan kesehatan non klinis.

Apakah kemudian saya mengubur passion saya, mengubur sesuatu yang saya cintai? Tidak juga, justru saya menjadikan karir professional saya untuk bisa mendukung passion saya di bidang kepenulisan, khususnya di bidang digital literasi dan menulis blog, sampai hari ini pun saya masih menulis, mengelola blog dan portal media.

Jadi, jangan sampai kita melakukan kekeliruan dengan alasan ingin mengejar passion, kemudian berhenti dari karir professional yang dijalani, jika sudah punya rencana yang matang dan punya banyak tabungan mungkin silakan boleh saja bisa dicoba. Tetapi, jangan sampai kita berhenti dari karir professional hanya untuk mengejar passion, tetapi ternyata passion kita sendiri pun belum bisa menghasilkan sesuatu untuk menghidupi diri, itu akan sangat berat. Sebab, kita masih membutuhkan penghidupan yang layak dari pada sekedar memenuhi keinginan passion kita.

Tidak masalah jika bekerja tidak sesuai passion, tapi bukan berarti hal tersebut menghalangi diri kita untuk bertumbuh sesuai harapan dan cita-cita. Justru, kita bisa menjadikan karir professional yang kita jalani untuk mendukung passion yang kita punya.

Tidak semua orang mendapat kesempatan untuk berkarir sesuai bidang passionnya, tapi semua orang bisa menumbuhkan passionnya terlepas dari apapun bidang pekerjaan dan karirnya.

Jika tidak bisa bekerja sesuai passion, maka cintai lah pekerjaanmu saat ini dan jadikan ia sebagai penyokong passion atau bahkan menjadikan ia sebagai bagian dari pada passion. (@sanik_rdfth)***

INFO PRODUK PENTING BUAT PEMBACA

Notes Book / Sketch Book 100 Pages

Link pembelian https://shope.ee/30GnPUu96l