Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

7 Macam Pertemanan di Dunia, yang Sejati dan Sampai Akhirat Hanya 1


SANIKRADUFATIH - Manusia adalah makhluk sosial, saling membutuhkan satu sama lain, dalam kehidupan manusia di lingkup sosial, ada yang namanya pertemanan atau persahabatan.

Memiliki teman atau sahabat yang seru, saling mendukung dan menyenangkan adalah salah satu hal yang paling membahagiakan, kita bisa berbagi dan saling membantu satu sama lain.

Ada bermacam jenis pertemanan di dunia ini, tapi yang sejati dan sampai Akhirat hanya ada satu macam, berikut ini sekilas penjelasannya.

1. Ta’aruffan
Yaitu teman yang dikenal secara kebetulan, seperti bertemu di suatu acara, bertemu saat mendaki gunung atau saat di kereta. Lalu, ketika berkomunikasi atau ngobrol ada kecocokan, sehingga merasa terhubung satu sama lain dengan baik. Tapi, sekedar sampai di situ, setelah pulang atau berlalu, tidak ada lagi komunikasi.

2. Taariihan
Yaitu teman karena faktor sejarah, seperti teman sekampung, teman sekost, teman se-almamater, teman satu kelas atau pernah satu kerjaan.

3. Ahammiyyatan
Yaitu teman karena kepentingan (teman bisnis, politik dan kepentingan lainnya) saat kepentingan telah selesai, maka relasi pun selesai.

4. Faarihan
Yaitu teman karena sehobi (hobi motor, hobi nyanyi, hobi futsal, hobi baca buku, olahraga atau komunitas) berteman karena memiliki kesamaan hobi atau kesenangan, sesuatu yang di luar hobi tidak akan terlalu peduli.

5. Amalan
Yaitu teman karena profesi, seperti dokter, guru, musisi, seniman atau pertemanan karena kesamaan profesi, bergabung di satu wadah profesi, berkomunikasi atau berteman karena kepentingan profesi. Tidak terlalu peduli satu sama lain kecuali memiliki kepentingan yang sama terhadap profesi.

6. Aduwwan
Yaitu teman yang terlihat seperti baik, tetapi sebenarnya penuh kekebencian. Ini baik di depan tapi menusuk di belakang, pergi menjauh saat kita kesusahan dan pura-pura tidak tahu. Ini jenis teman yang toxic, yang datang hanya memiliki keperluan saja, ia akan mudah lupa terhadap kebaikan yang telah diberikan, karena adanya sifat iri dengki di dalam dirinya.

7. Hubban Iimaanan
Yaitu berteman karena Allah, yang ingin sama-sama menjadi lebih baik, niatnya ridho karena Allah, yang saling mengingatkan serta mengajak kita selalu ke jalan yang diridhai Allah SWT.

Pertemanan karena Allah, tidak selalu memberi yang berkaitan dengan materil, tapi ia akan berupaya membantu dengan apa yang ia bisa dan mampu ketika sahabatnya dalam keadaan sulit. Ia akan merasa sedih ketika sahabatnya jauh dari Allah dan kebaikan, ia selalu mendoakan kebaikan untuk sahabatnya tanpa sahabatnya tahu. Ia ingin sahabatnya senantiasa dalam kebaikan.

Kadang tidak setiap hari berkomunikasi, hanya sesekali berkomunikasi dan bertemu, namun komunikasi yang dibangun sangat berkualitas. Sekalinya bertemu membuat hati damai dan bahagia, senantiasa berisi nasehat kebaikan, saling membantu di kala susah dan selalu ingat dengan kebaikan sahabatnya ketika ia mendapati karunia dan rezeki, ia ingin sahabatnya juga bisa merasakan kebahagian dan rezeki yang diperolehnya atas karunia Allah.

Ketika senang dan jaya, ia mengingat sahabatnya dan membagikan kebahagian tersebut kepada sahabatnya. Tapi, ketika ia sulit, ia tidak ingin merepotkan sahabatnya, ia berusaha menyelesaikannya sendiri, tapi persahabatan yang karena Allah, hatinya akan lembut dan peka, ia akan bisa merasakan apa yang terjadi pada sahabatnya, ia mencari tahu apa yang sedang dialami oleh sahabatnya, misalnya tiba-tiba saja selama beberapa hari tidak mendengar kabar dan tak melihat aktifitas sahabatnya seperti biasa, maka ia akan mencari tahu dan mencoba bertanya kabar tentang sahabatnya. Memiliki rasa empati yang tinggi.

Sesekali ia bertanya tentang kondisi dan kabar sahabatnya, ia sangat peduli dengan apa yang terjadi pada sahabatnya, dan itu semua ia lakukan semata-mata karena mengharap ridho Allah, ia ingin jika kelak di Akhirat nanti bisa saling menolong dan membawanya ke Jannah-nya Allah. Wallahu a'lam.
@sanik_rdfth***

#OneDayOnePost