Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Menjalani Filosofi Laku Hidup Kalem Wae Tong Gugurupuh


SANIKRADUFATIH - Di tengah kondisi hidup yang absurd dan tak menentu kerap kali membuat kita merasa khawatir dan cemas, serasa diri diburu waktu, seolah dikejar-kejar untuk melakukan ini dan itu, selalu mengkhawatirkan dan mencemaskan masa depan.

Kadang kita seolah merasa ketinggalan oleh teman-teman, tapi setelah dipikir-pikir, memangnya apa sih yang kita kejar, emang mau kemana sih buru-buru amat, sampai membuat kita lupa ama diri kita sendiri. Hal itu kadang membuat kita gak bisa menikmati hidup karena gak ingin ketinggalan dari orang lain, kita tak bisa menjalani hidup dengan apa adanya karena selalu melihat penilaian sosial dan validasi orang lain.

Penilaian dan apa yang orang lain pikirkan tentangmu tidaklah terlalu penting, yang lebih penting adalah penilaianmu terhadap dirimu sendiri, yang lebih penting adalah bagaimana kamu memandang dan melihat dirimu sendiri.

Hidup mah kalem aja, tak perlu terburu-buru, nikmati dan syukuri saja apa yang ada sekarang, nikmati yang se-nyatanya saat ini. Bukan mengharapkan dan mengkhayalkan sesuatu yang belum ada.

Kalau istilah Sunda-nya "Kalem Wae Tong Gugurupuh" kalau hari ini punyanya motor butut ya dinikmati, dipakai dengan senang hati, alhamdulillah masih punya kendaraan. Kalau hari ini ketemunya cuma makan lauk asin tempe, ya dinikmati, Alhamdulillah masih bisa makan, jalani dan nikmati hidup dengan penuh sukacita, tidak menggantung kebahagiaan di luar diri, tapi ditumbuhkan dan di munculkan dari dalam diri.***