SANIKRADUFATIH - Kerja dengan sistem kontrak sudah menjadi hal yang umum di saat ini, banyak perusahaan dan lembaga memilih menggunakan sistem kontrak untuk merekrut karyawan atau tenaga kerja tertentu.
Secara umum, kerja dengan sistem kontrak adalah pekerjaan yang memiliki jangka waktu tertentu yang telah disepakati antara perusahaan dengan pekerja.
Sudah barang tentu, yang namanya kerja kontrak posisinya tidaklah aman, jika perusahaan atau lembaga sudah tidak memerlukan tenaga kita atau dalam kondisi keuangan yang tidak sehat, maka kontrak para pekerja bisa saja tidak dilanjutkan atau dirumahkan oleh perusahaan. Tapi, memang seperti itulah resiko pekerja kontrak, walau demikian, tak perlu khawatir, berikut ini ada Tips dan Hal Penting yang Mesti Diperhatikan Para Pekerja Kontrak.
1. Menabung
Kerja kontrak memiliki batas waktu kerjasama, ada kemungkinan kontrak tidak diperpanjang, maka bagi para pekerja Kontrak sebaiknya mulai menabung dari saat pertama kali bekerja, sisihkan 50% dari gaji yang diterima, tujuannya untuk berjaga-jaga dan sebagai dana cadangan jika sewaktu-waktu kontrak diputus.
2. Cara dan Gaya Hidup
Sebagai pekerja kontrak, posisi keberlangsungan pekerjaan sangat rentan, apalagi jika perusahaan tersebut bukan perusahaan besar yang bonafid, kondisinya sangat rawan, sebab, perusahaan besar pun bisa saja melakukan PHK massal terhadap karyawannya, apalagi perusahaan kecil. Di antara hal yang mesti diperhatikan adalah memperhatikan cara dan gaya hidup yang kita jalani.
Jangan keburu gengsi, lebih baik menjalani hidup minimalis dan sederhana, gunakan uang hanya untuk hal yang penting dan urgent saja.
3. Hindari hutang dan kredit
Sebagai pekerja kontrak, nasib keberlanjutan pekerjaan tidaklah menentu, jika ingin sesuatu, lebih baik menabung terlebih dahulu, hindari utang dan kredit. Sebab, jika tiba-tiba kontrak diputus, kemudian kredit macet karena kesulitan bayar, nanti barang hilang uang melayang. Kecuali jika memang sangat terpaksa dan itu pun untuk menunjang pekerjaan ke depan, maka harus dikalkulasi dan diperkirakan jangka waktu kredit atau utang yang diambil, agar meminimalisir gagal bayar.
4. Investasi Ilmu
Para pekerja kontrak tidak memiliki jaminan seperti pegawai tetap atau pegawai negeri, maka meningkatkan kapasitas dan ilmu adalah hal yang mutlak, jika berkesempatan, sebaiknya berinvestasi di bidang keilmuan, seperti mengikuti kelas vokasi tertentu, semisal digital marketing, editing video, fotografi, tata rias, kelas bisnis, web program, atau bahkan melanjutkan kuliah, sekarang sudah banyak kerja sambil kuliah.
Semakin banyak pengetahuan dan ilmu yang dimiliki, semakin tinggi kompetensi diri, maka peluang karir pun lebih terbuka luas, selain itu, dengan ilmu yang semakin bertambah bisa membuat kita punya banyak sudut pandang dan alternatif dalam memecahkan beragam masalah. Terus belajar, tingkatkan nilai dan kemampuan diri, miliki skill baru.
5. Membangun jejaring sosial
Mengikuti kegiatan atau komunitas Sosial, jika memiliki kesempatan dan peluang, masuk dan ikutilah komunitas sosial, khususnya yang bisa membawa dampak manfaat. Dengan memiliki banyak jejaring, kita bisa memiliki peluang informasi dan peluang kerjasama.
Demikianlah tips dan hal penting yang sebaiknya diperhatikan oleh para buruh dan pekerja kontrak, tak ada masalah dengan kerja kontrak, yang menjadi masalah adalah saat kita tidak menyiapkan diri dengan baik. @sanik_rdfth***
